- Back to Home »
- Legenda & Mitos »
- Hantu Janda Telah Menewaskan 10 Nyawa di Thailand
Posted by : Unknown
Jumat, 06 September 2013
Hantu Janda Telah Menewaskan 10
Nyawa di Thailand
MyMisteri Leony
Li - Penduduk Desa Tambon Tha Sawang, di Surin, Thailand dikabarkan ramai-ramai
menggantungkan baju merah di muka rumah mereka. Tapi, ini sama sekali tak ada
kaitannya dengan kelompok politik "kaos merah" di Negeri Gajah Putih.
Mereka melakukannya untuk mengusir hantu.
Warga desa di
teror oleh hantu janda, apalagi beredar rumor hantu janda telah mengambil nyawa
10 pria yang sehat dan mati secara mengenaskan.
Diberitakan dari
Bangkok Post, penduduk desa mengungkapkan, 10 pria sehat yang tewas secara
misterius, beberapa di antaranya meninggal saat sedang tidur, yang lainnya
tiba-tiba jatuh dan kehilangan nyawa saat berjalan.
Para dokter
menklaim, semua korban tewas akibat masalah pernafasan dan gagal jantung
dikarenakan dari sebuah tekanan tubuh hingga membuat tewas seketika.
Namun, warga
desa yang ketakutan lantas memanggil perantara arwah. Kepada penduduk desa
dukun itu berkata, hantu janda atau pee mae mai dalam Bahasa Thailand atau
disebut oleh penduduk lokal thai lai (sindrom kematian mendadak) sebagai biang
keladi.
Perantara itu
pun mengusulkan agar penduduk desa menggantungkan baju merah di luar rumah
mereka. Untuk mengusir roh jahat. Ia juga mengingatkan, keluarga yang punya
anak tunggal berjenis kelamin pria punya kesempatan lebih besar didatangi hantu
itu. Harus lebih siap-siap.
Rumor hantu
janda pun menyebar ke wilayah lain, seperti Chom Phra dan Tha Tum. "Alasan
menggantungkan kaos merah tak menunjukkan pandangan politik, tapi karena aku
mengkhawatirkan keselamatan keponakan saya. Jujur aku tak terlalu percaya
dengan cerita itu, tapi apa salahnya jaga-jaga," kata seorang warga desa,
yang berusia 61 tahun.
Kelompok kaos
merah, atau secara resmi disebut nited Front for Democracy Against Dictatorship
(UDD) adalah kelompok penentang kelompok kaos kuning atau People's Alliance for
Democracy (PAD). Kaos merah dikenal sebagai pihak yang mendukung kudeta militer
19 September 2006. Juga gerakan dibalik protes anti-pemerintah selama
berminggu-minggu di tahun 2010.
Sementara,
penduduk desa yang lain mengatakan, "Pria-pria yang tewas tidak
menunjukkan tanda-tanda penyakit, mereka sehat dan bugar. Saat mendengar rumor
tersebut, aku menghormati kepercayaan orang-orang dan ikut memajang kaos merah
di depan pintu rumahku," kata pria 42 tahun itu.
Apakah benar hantu janda itu
nyata? Sampai sekarang ini misteri ini masih belum terungkap? Bagaimana menurut
pembaca?
